Ritual ini dipraktikkan oleh pasangan yang memberkati anak mereka setelah diambil sumpah di Baba Sheikh Umar Saheb 'Dargah' atau tempat suci di Desa Musti. Ritual ini dijalankan baik oleh umat Hindu maupun Islam yang dilakukan setiap tahun dan dilaksanakan di bawah penjagaan keamanan yang sangat ketat.
Bagi para pasutri yang mempunyai bayi ataupun balita yang usianya berkisar antara 1-4 tahun, yang kemudian di berikan kepada kepala agama disana, lalu bayi tersebut di bawa keatas tempat peribadatan bersama kepala agamanya. Setelah sampai diatas (puncaknya) yang berada di ketinggian 50 kaki (15,24 meter), bayi tersebut siap untuk dijatuhkan ke bawah. Namun sebelum dijatuhkan, bayi tersebut terlebih dahulu dibacakan do’a oleh si kepala agamanya. Setelah itu si bayi itu pun di jatuhkan ke bawah, tapi di bawah pun sudah ada tim penyangga yang siap menyangga si bayi tersebut dengan menggunakan karpet. Setelah itu si bayi diberikan kembali kepada orang tuanya.
Para orang tua percaya bahwa praktek tersebut akan memberikan anak-anak mereka panjang umur dan hidup sehat. Hal ini dilakukan kebanyakan oleh umat Islam tetapi beberapa keluarga Hindu juga terlibat di dalamnya. Orang tua yang ikut biasanya orang-orang yang telah hamil setelah berdoa. Pihak yang berwenang memberikan jaminan
untuk aktivitas tersebut walaupun fakta bahwa pemerintah nasional tidak menganjurkan hal tersebut.
Sumber:
http://archive.kaskus.us/thread/1555560
http://forum.meremmelek.net/showthread.php?49972-Tradisi-Melempar-Bayi-di-India
http://gucang.wordpress.com/2009/09/14/tradisi-melempar-bayi-di-india/


Tidak ada komentar:
Posting Komentar